Jumat, 27 Mei 2011

MENILIK SEA POWER DAN KEPENTINGANNYA NEGARA DI KAWASAN REGIONAL

Dalam beberapa tahun ini kita melihat adanya peningkatan kekuatan laut negara-negara asia tenggara,bila indonesia santer dengan proyek PKR dan Kapal selam nya,Australia dengan LHA nya,malaysia dengan OVP nya,Thailand dengan kapal selam,fhilipina dengan LPD nya dan sudah mengakuisisi HAMILTON Class eks US COAST GUARD,hanya Singapura dan Brunei aja yang tampak dingin dalam belanja senjata,mungkin karena mereka masih kuat dalam persenjataan dan mereka masih menikmati perlindungan negara induk semangnya.itu semua menunjukan sebuah usaha dari negara masing-masing untuk mengamankan kawasan lautnya.

Agresifnya AL India mengirimkan kapal perangnya ke kawasan ASIA TENGGARA dari kawasannya sendiri ASIA SELATAN menunjukan adanya daya tarik di kawasan ini,selain untuk menandingi agresifnya ALChina. baik itu dalam latihan bersama maupun patroli dalam rangka diplomasi AL,pesan dari penyebaran ini sangat jelas yaitu ingin ambil bagian di kawasan ini,
Hadirnya armada kapal perang asing yang hampir bersamaan baru-baru ini dan seringnya kunjungan kapal perang asing baik dalam rangka patroli maupun latihan bersama AL kita menunjukan pesan kepada JAKARTA bahwa mereka punya kekuatan untuk menghadirkan kekuatan ALnya ke kawasan ini atau mungkin ke kawasan belahan dunia manapun.

Terbetik apapun alasan mereka,jalur pelayaran kawasan ASIA TENGGARA ini mempunyai daya tarik bagi mereka dan mereka mununjukan pada kita bahwa mereka mengamati dan memperhatikan peningkatan kekuatan laut di kawasan ini,dan mereka ingin ikut ambil bagian di dalamnya,selain untuk meredam keagresifan AL China dan India,mereka juga ingin menjadi salah satu pengontrol alur pelayaran di kawasan ini.

Melihat situasinya INDONESIA sebagai negara yang punya 3 jalur ALKI harus bisa memainkan peranan kunci karena 3 jalur ALKI itu merupakan urat nadi jalur penghubung antara 2 samudra,sudah sewajarnya bila INDONESIA memegang peranan utama bukan sebagai pendukung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar