Minggu, 22 Mei 2011

Akankah CHANGBOGO class menjadi rekan dari CAKRA class

Sebagai akibat dari adanya konflik di ambalat maka terjadi pergerakan kekuatan militer antara dua negara, malaysia seperti di katakan oleh menhannya akan menempatkan armada kapal selamnya di perbatasan,ini suatu hal yang tidak lazim karena kapal selam biasanya di gunakan untuk me mata-matai kekuatan lawan atau menghancurkan kekuatan lawan dari tempat tersembunyi.
Mungkin ini sebagai respon atas penempatan 1 flight sukhoi di lanud tarakan oleh indonesia.menanggapi ulah malaysia tersebut ada baiknya kita lihat seberapa besar kekuatan kapal selam yang kita miliki,saat ini kita hanya punya 2 kapal selam buatan jerman (cakra class) type 209/1300 yang di beli tahun 80an,yang sudah jauh tertinggal dengan 2 buah scorpene yang di punyai oleh TLDM.

Sejak pemerintahan presiden MEGAWATI sudah terbetik kabar kalau indonesia akan membeli 4 kapal selam yang tapi nyatanya sampai sekarang belum terealisasi satu buah pun,waktu itu santer kabarnya kalau kapal selam yang akan di beli adalah type KILO class project636 buatan rusia,kebayang betapa dashyatnya efek deterens yang akan kita punya namun harapan tinggal harapan,tahun berganti tahun proses pengadaan kapal selam jadi tidak jelas,dan kelihatannya kilo class makin jauh dari harapan.

Malah yang santer sekarang adalah CHANGBOGO class buatan korea selatan,yang memiliki kans besar untuk memperkuat armada TNI AL.terlebih lagi dari adanya loby yang kuat dan terus menerus yang di lakukan oleh presiden korsel LEE MYUNG BAK dan baru-baru ini adanya kunjungan parlemen korsel dari bidang pertahanan ke indonesia.

CHANGBOGO class adalah lisensi dari U209/1200 yang di buat oleh pabrik DAEWOO SHIPBUILDING korea selatan,DAEWOO sendiri sudah membuat 9 kapal selam untuk angkatan laut korsel,U209 sendiri di desain untuk menghancurkan kapal selam dan permukaan lawan juga untuk misi pengintaian,kapal ini dapat menyelam sampai 250m dilengkapi dengan 4MTU mesin diesel,kecepatan saat menyelam 21knot dan saat berlayar di permukaan mencapai 11knot,dipersenjatai 8 buah torpedo 533mm/21 inch siap tembak dan14 torpedo juga 28 ranjau laut di persediaan,dapat berlayar selama 2 bulan dengan 40 kru.

Dari data di atas dapat di lihat kemampuan CHANGBOGO class cukup mumpuni untuk jadi bagian satkasel TNI AL apalagi TNI AL sudah berpengalaman mengoperasikan CAKRA class yang satu type dengan CHANGBOGO,tapi jika di banding dengan SCORPENE class punya TLDM semua kemampuan CHANGBOGO itu dibawah nya,baik itu dari kecepatan endurance berlayar dan yang terpenting SCORPENE class dapat meluncurkan rudal EXOCET ,yang jelas dari teknlogi CHANGBOGO tertinggal jauh

Kecuali mungkin jika saat di bangun nanti sistem sensor dan sonar nya dibuat yg setaraf dengan SCORPENE dan di pasangi vls buat rudal YAKHONT juga teknologi AIP(air independent propulsion)untuk mendongkrak daya senyapnya. Semoga pemerintah memperhatikan spec dan kwantitas kapal selam yang di inginkan oleh TNI AL

1 komentar: