Selasa, 24 Mei 2011

KFX antara ambisi dan harapan

Baru-baru ini terdengar berita di berbagai media bahwa Indonesia telah menanda tangani MOU dengan -Korea Selatan tentang kelanjutan proyek pembuatan pesawat tempur KFX,dengan komposisi pembiayaan total 80:20 artinya pemerintah hanya akan menyumbang US$ 1,01 miliar atau sekitar 1,001 trilyun dari total biaya US$ 5,05 miliar, dan proyek ini akan berlangsung selama 10 tahun,Indonesia akan mengirim 30 insinyur terbaik untuk terlibat dalam proyek ini,mereka di ambil dari ITB,BPPT, danPT DI.proyek ini secara keseluruhan melibatkan sekitar 150 insinyur,kelompok ini akan mempelajari Riset pengembangan pembuatan prototype KFX yang katanya masuk kelompok figther generasi 4,5 dan Indonesia akan mendapatkan 1 prototype buat pengembangan dari 5 buah yang di buat
Melihat bentuk maket pesawat ini maka akan terlintas kita pada pesawat-pesawat tempur utama andalan negara eropa seperti RAFALE,EUROFIGTHER THYPOON dan GRIPEN, bersayap delta dan ada 2 canard di depan dekat cockpit dengan fungsi multi misi.

Kerja sama pembuatan pesawat tempur ini adalah salah satu cara Indonesia dalam rangka pengembangan alutsista untuk kebutuhan sekarang dan masa depan,selain untuk juga meningkatkan kemampuan industri pertahanan dan meningkatkan kemandirian dalam sistem pertahanan strategis

Melihat perjalanan proyek ini yang masih 10 tahun lagi mudah-mudahan keputusan Pemerintah tidak akan berubah karena tahun 2014 nanti akan ada pergantian pemerintahan yang baru setelah pemilu,dan biasanya setiap pergantian pemerintahan akan ditunggangi kepentingan lain(asing),sedangkan kita semua tahu bahwa banyak pihak-pihak luar yang tak ingin melihat Indonesia itu menjadi besar,oleh karena itu kita sebagai rakyat harus waspada jangan mudah terhasut, jangan sampai proyek KFX ini akan bernasib seperti proyek N 250 yang putus di tengah jalan,ucapan mantan Presiden kita yang mengatakan bahwa ada negara asing yang tidak senang bila industri dirgantara kita itu maju mungkin ada benarnya ,apalagi bila proyek ini benar-benar berhasil maka negara kita akan sejajar dengan negara barat(eropa),karena tidak semua negara bisa membuat pesawat rempur,yang ada mungkin cuma licence atau perakitan aja ,tidak ada yang membuat benar-benar baru

BRAVO buat indonesia semoga proyeknya jalan terus sampai tuntas dan akan menjadi ambisi bangsa Indonesia yang menjdi kenyataan bukan sekedar impian dan harapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar